Ada beberapa alasan mengapa kelenjar adrenal tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Masalahnya bisa dengan kelenjar adrenal itu sendiri, atau akar penyebabnya mungkin karena cacat pada kelenjar lain.
Di bawah ini adalah gangguan dan penyakit yang paling umum dari kelenjar adrenal:
Penyakit Addison: Gangguan langka ini dapat menyerang siapa saja pada usia berapa pun. Ini berkembang ketika korteks adrenal gagal menghasilkan cukup kortisol dan aldosteron. Untuk mempelajari lebih lanjut, baca artikel kami tentang Penyakit Addison.
Kanker adrenal: Kanker adrenal adalah kanker yang agresif, tetapi sangat jarang. Tumor adrenal maligna jarang terbatas pada kelenjar adrenal - mereka cenderung menyebar ke organ lain dan menyebabkan perubahan yang merugikan di dalam tubuh karena kelebihan hormon yang mereka hasilkan. Untuk mempelajari lebih lanjut, baca artikel kami tentang kanker adrenal.
Sindrom Cushing: Sindrom Cushing adalah kondisi tidak umum yang pada dasarnya adalah kebalikan dari penyakit Addison. Ini disebabkan oleh kelebihan produksi hormon kortisol. Ada berbagai penyebab gangguan ini — tumor di kelenjar adrenal atau kelenjar pituitari bisa disalahkan. Untuk mempelajari lebih lanjut, bacalah artikel kami tentang sindrom Cushing.
Hiperplasia adrenal kongenital: Kelainan genetik ini ditandai oleh tingkat kortisol yang rendah. Ini umum untuk orang dengan hiperplasia adrenal kongenital untuk memiliki masalah hormon tambahan seperti tingkat aldosteron yang rendah (yang menjaga keseimbangan air dan garam).
Kelenjar adrenal memiliki peran multi-fungsi dalam sistem endokrin. Dua bagian yang sangat berbeda dari kelenjar ini, medulla dan korteks, mengatur dan mempertahankan banyak proses internal Anda — dari metabolisme hingga respons melawan-atau-lari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar